Warung Makan Mbak Lia, Tlogosari Semarang, Emang Joss.

  • Semarang(SR).
    warung makan Mbak Lia,telogosari Jembatan ke2,pada pas berbuka puasa,begitu penuh dan berdesakan,bik yang makan di tempat maupun yang di bungkus.

Lia Yang sering di panggil mbak lia,mempunyai menu yang sangat istimewa,dan mempunya bumbu yang beda,serta masakan yang berbagai jenis,juga minuman yang komplit.

Lia yang selalu di dampingi suami tercinta ini,menceritakan perjalanan hidupnya,” kami berdua hampir 3 tahun berjualan di sini ya tentunya,tidak mudah lalu rame jadi, ya tetep merintis nya dari sedikit,alhamdulilah sekarang sudah lumayan,bisa untuk menyekolahkan anak,juga membntu sodara dan orang lain,di tambhkan nya ” dulu saya sampai nangis sendiri Suami pergi cari barang barang antik,yang katanya harganya sampai meliaran,belum yang temanya yang kalo nginep bukan hanya bulanan, yaitu karena ngejar barang barang yang katanya mahal seperti pring petuk,belum lagi harus sewa mobil, liat barang, belum lagi binatang seperti Tokek, semua Bohong istilah nya sampai ngabiskan sandal jepit,ya sekarang ini warung ini untuk menopang hidup.

  1. Jumadi,suami mbak Lia ini baru ada masalah,ATM bantuan Peesiden yang harusnya hak jumadi,beralih ke nama lain,hal ini masih dalam Investigasi,wartawan Sidik Kasus,Radar Indonesia,Metro Indonesi,Suara Rakyat Nusantara juga Purna Polri. Baik cetak maupun Online,Itu semua adalah sodara saya yang mau nolong agar masalah,ini bisa terang benerang. Dan semua pihak harus mempertanggung kn perbuatnya pungkasnya(untung/Kristyawan).♥

Kucingan Bang Jeg solusi Nongkrong Positip.

Semarang (SR).-
Di Jalan Raya Patmawati Menuju Pasar Pedurungan kidul,sebelum Jembatan Pasar Pedudurungan Kidul(Selatan Red) ,ada Kucingan Bang Jeg yang selalu ramai di kunjungi tua muda laki dan Wanita, Agung salah satu pengunjung mebgatakan” Angkringan Bang Jeg ini kenapa Selalu ramai,Karena Gorengan selalu hngat,jenis Minuman Hangat dan dingin ada, dan pelayanan nya Ramah tanpa harus di batasi. Sudah tau sendiri kalo jam 03.00 hampir Tutup.

Bagus yang duduk bersamaan sambil lesehan santai Juga menambahkan ” Wifi yang di pasang gratis menambah anak muda rajin hadir sambil santai Ngopi. Shodik juga ikut neletuk ” pokok e Saya kalo nda ke sini rasa nya ada yang kurang, apa lagi kalo susah tidur pasti saya ke Kucingan Bang Jeg,ya sambil silahturahmi kumpul Orang Orang Pinter,orang orang yang punya wawasan luas bisa sebagai acuan saya agar selalu kumpul dengan sesama ciptaan Allah Swt ”

Pelayan yang selalu sibuk melayani dengan sabar,dan harus minta cepat semua hanya senyum senyum saja.(Untung).Shodik,Agung,Bagus. Diyat. Saat lesehan,9 mei 2019.

Redaksi Suara Rakyat Kota Semarang.

Semarang(SR).-
M.Hendi Soekanto SSP.,BA memberikan sambutanya,Pembaca yang budiman,yang saya cintai yang saya hormati dan saya banggakan.Majalah Berita Nasional Suara Rakyat,telah berusia 19 tahun yang berdiri 10 April tahun 2000,terua berjuang dengan tertatih tatih,mengalamami berbagai hambatan dan rintangan dan kesulitan,namun perjuangan tidak sia sia,berbagai tokoh masyarakat yang mencalon kan diri sebagai legeslatip,juga Bupati Wali Kota Gubernur Bahkan Persiden,semua berhasil karena kami Profile.

Untuk berjalan di era Now, Hendi menambahkan era globalisasi ,semua aspek elektronik sulit di lawan,namun kami yakin media masa masih di butuhkan.

Bina Bangsa Indonesia (BBI),keputusan mentri Hukum dan Ham AHU. 0004398AH01.07.2017.kementrian Dalam Negeri RI Derektoray Jendral Politik.nomor 222/4379/POLPUM. Ini lh sebagai landasan Hukum nya agar kelak para penerus dan para awak wartawan muda ini lah,berjuang mengembangkan tugas Media Suara Rakya.

Melalui Ketua 2 Untung Teguh. yang di damping Ketua 4 M Taufik SW,S,Pd ” kita ikut berjuang Demi media Suara Rakyat ini bisa buming seperti tahun 2 sebelumnya,untuk itu kami yang masih semangat membuat Media Online nya tentu hal ini semua nya tidak gratis. Hanya modal semangat saja tidak bisa .harus ada dana Oprasional,untuk jalan nya media baik Majalah maupun Online.

Boga Agus Raharjo,MN,selaku Sekjen BBI, di temui di sela kesibukan nya memimpin pagelaran Seni wayang Kulit di Temanggung,yang handal juga memainkan seluruh alat musik tradisional, mengatakan,” kami dan Pimpred hanya berharap,Para Wartawan Resmi Suara Rakyat,butblah berita yang Aktual Tajam dan Berimbang,Juga Rajin mencari Iklan,agar semua bisa jalan,karwna jaman sekarang tidak ada yang gratis,seperti Berita Online,bagaiman mau on,kalau tidak ada Kuota,(Pulsa Paket Red).

Dr.Eddhi,SH,MH.,Sip,CLA. Dan Muharsoko Wirono SH, Selaku Penasehat Hukum Suara Rakyat,yg kantor nya bersebelahan Dengan REDAKSI Suara Rakyat .jalan Papandayan no 35 Semarang Jawa Tengah Indonesia.

Dr.Eddhy.menyebutkan segala permasalahan baik Interen maupun Exteren ,di bicarakan di Kantor,apa lagi semua sudah ikut pelatihan ” LEGAL OFFICER ” artinya para wartawan ini,sudah selangkah lebih maju,dalam pelajar tentang Pasal pasal Hukum yang sedang marak,dan kami selalu siap apa bila ada permasalahan baik Untuk Umum maupun Para wartawan yg tergabung dalam BBI.

Kristyawan selaku wartawan Suara Rakyat,di tanya bagaimana kedepan media ini, menyebutkanya “Optipmis Jalan dan Sukses “(untung Teguh).

Kristyawab,Taufiq,Untung.

Bengkel Rogo Jiwo Ketileng E.292 Semarang Bukber bersama

Semarang(SR).-
Bengkel Rogo Jiwo atau yang sering di singkat BRJ, yang terletak di jalan Ketileng Asri Baru Blok E/292 Semarang Jawa Tengah ini,sering mengadakan Doa bersama,baik dengan tamu tamu nya,dengan Sodara sodara,dengan Group nya seperti,Silat Tenaga dalam Prabasari,dari Wartawan Pesulu Sosial,dari media Suara Rakyat,Metro Indonesia,Insan Pers Jateng,Ikatan Pemulung Indonesia(IPI).dari Radar Indonesi,jamaah kusus Pemburu Hantu,Juga dari Group Terapis dari berbagai Keilmuan,seperti,Bekam,reflexi,Ahli Herbal,ahli Keris dan benda bersejarah, serta dari sahabat sosial bagi2 Taqzil,se Kota Semarang.

11 Mei 2019,ini berteata di terimannya Ilham,putra dari Ali Sadikin,dari Surabaya Jawa Timur,mengadakan Sukuran di pilihlah di BRJ,yang si hadiri seluruh keluarga besarnya baik dari Surabaya dan Semarang.

Ali Sadikin yang membawa mobil sendiri dari Surabaya,mengatakan “bahwa acara ini kami adakan sukuran di BRJ Semrang, karena Cinta nya saya pada Kota Semarang,dan banyak keluaga besar nya juga banyak yang berada di Pedurungan Kidul,Zebra Semarang Jateng” di tambahkan nya Ali Sadiki bahwa di terima nya Ilham di Kampus Negri di Surabaya suatu nikmat bagi kami sekeluarga.

De Kebrok,De Ngat, sodara tua yang mengajak, Bayu anak menantu nya dan istri nya Rina. Menyebutkan, ” bahwa acara seperti ini semoga terus berlanjut sebagai ajang silahtu rahmi dan saling kenal sesama famili.

Acara yang di mulai dengan Doa makan bersama,di tutup dengan ramah tamah dan berpamitan,karena harus kembali ke Surabaya. (Kristyawan).

Nguru Nguri Budaya Adat Jawa Slametan Wetonan (Memperingati hari kelahiran).

Semarang(SR).-
Ki Joko Susanto Gatut Koco,yang di kenal Romo Joko Gatut Koco.
Di Joglo Kamardikan Jalan Candi Prambanan Tengah VI Kelurahan Kali Pancur Kecamatan Ngalian Semarang Propinsi Jawa Twngah.

Romo Koco,mengatakan “dari lahir manusia tidak sendiri,Tuhan Yang Maha Esa ” membekali istilah Jawa

Dengan istilah sedulur papat lima Pancer,kakak kawah Adik Ari Ari.

Sebagai saksi kehidupan dan segala perbuatan,sampai ahir hayatnya.

Romo Koco selaku Ketua Yayasan Jawa Agung Nusantara.yang berlogo Jagung ini,mengartikan Jagung (Jawa Agung)

Romo Koco yang sering meruwat di berbagai tempat,di seluruh Indobesia juga ke Manca Negara, bahwa Adat dan budaya ini tidak membuat sirik,karena Budaya Adat Jawa apa pun namanya,pelaku nya tetap memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa,dan sebagai Cinta Indonesia,yaitu sila pertama, yang ada di Pancasila.jadi di tambahkanya Romo Koco,Bahwa Budaya Adat sudah pasti Cinta NKRi sampai kapan pun.pungkasnya(Bagus SR).

KPU Propinsi Jawa Tengah.jlan Veteran Banyak yang dukung kinerjanya.

koSemarang(SR).-
Erik,yang jadi ujung tombak,sebagai wakil yang menemuai Komisioner KPU Propinsi Jawa Tengah ,di Jalan Veteran Semarang ini, Cukup semangat menyamaikan aspirasinya, di Katakanya” kami hanya butuh waktu beberaa menit saja untuk menjelaskan maksut kami, datang ke KPU,hanya ingin mendukung, dan meyakinkan bahwa kami beserta pemuda pemudi serta para nelayan,dan para Ormas, serta masyarakat pinggiran,yaitu KPU tidak Usaha ragu ragu jalankan tugas sesui hukum,dan Undanf Undang yang berlaku, biarkan di luaran sana ada Hoax,ada cemohan,kata kata yang tidak enak.biarkan kami semua dukung KPU. Dan tetap menjaga NKRI Pancasila.

Semarang Jawa Tengah ini sudah aman damai,janganbdi ganggu hal hal,yang membuat gaduh,makanya kami datang ke KPU dengan membawa bunga sebagai rasa cinta damai.Kepada KPU Bangsa dan Negara.kususnya Jawa Tengah.

Erik mengahiri pertemuanya mengajak para pendukunf nya mengatakan ” Merdeka Merdeka merdeka Terima Kasih. Setelah para pendemo ber pamitan langsung jalan dengan tertip sopan, menuju Pertigaan Indomared untuk mengambil sepeda motir dan mobil nya yang telah di arkir dari awal datang berkumpul.(Kristyawan).